Tidak Salurkan Bantuan Qurban Warga Krenceng Ancam Demo PT. KTI
Kamis, 3 April 2025

Iklan Semua Halaman

Tidak Salurkan Bantuan Qurban Warga Krenceng Ancam Demo PT. KTI

Senin, 03 Agustus 2020
CILEGON,- (WA),-Warga Lingkungan Krenceng Kelurahan Kebonsari Kecamatan Citangkil menyesalkan PT. Krakatau Tirta Industri yang tidak menyalurkan hewan qurban, padahal perusahaan pendistribusi air bertaraf internasional itu lokasinya berdekatan dengan wilayah lingkungan Krenceng.

Warga menilai, PT. KTI yang merupakan anak perusahaan PT. Krakatau Steel itu tidak menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada lingkungan sekitar.

Tokoh pemuda Krenceng Herry Agustiana mengatakan, warga sangat menyesalkan PT. KTI yang tidak memberikan hewan qurban ke warga Lingkungan Krenceng, padahal lokasinya dekat sekali dengan perusahaan. Lebih lanjut, Herry menambahkan, pihaknya mempertanyakan program CSR PT. KTI yang tidak memprioritaskan lingkungan sekitar.
"Biasanya tiap tahun PT. KTI melalui program CSR nya selalu rutin membagikan hewan kurban saat hari raya Idul Adha ke lingkungan kami. Untuk tahun ini alasannya karena imbas pandemi Covid-19. Padahal jika itu program CSR maka seharusnya lebih mengutamakan lingkungan sekitar terlebih dahulu. Info dari pihak KTI katanya disalurkan ke Kelurahan Kebonsari. Kenapa ini justru malah tidak disalurkan?," ujar Herry kepada wartawan, Minggu (2/8/2020).

"Kalau pemuda sih ngajaknya demo, karena KTI tidak menjalankan program CSR nya dan tidak peduli pada lingkungan setempat. Tapi masih kita musyawarahkan. Padahal momentum Idul Adha ini setahun sekali," tegas Herry.

Hal senada juga disampaikan Dika Fajaryadi warga Lingkungan Krenceng, menyayangkan PT. KTI hanya menyalurkan hewan qurban melalui Kelurahan.

"Kami sangat menyayangkan langkah PT. KTI yang menyalurkan hewan kurban tahun ini hanya ke pihak Kelurahan saja. Perusahaan yang terbilang elit tidak memprioritaskan warga sekitar dulu. Karena bantuan hewan qurban dari PT. KTI ke pihak kelurahan pun warga kami (Krenceng) tidak menerima bantuan apapun, ini yang kami sangat sesalkan," kata Dika.
close