Kadis Pol PP Cilegon Belum Tahu Adanya Auning Pedagang di Atas Trotoar di Link Ciberko Kalitimbang
Minggu, 6 April 2025

Iklan Semua Halaman

Kadis Pol PP Cilegon Belum Tahu Adanya Auning Pedagang di Atas Trotoar di Link Ciberko Kalitimbang

Kamis, 03 September 2020
CILEGON,- (WA),- Keberadaan trotoar yang beralih fungsi dijadikan auning pedagang di Lingkungan Ciberko, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber Kepala Dinas Satpol PP Kota Cilegon Juhadi M Syukur mengaku pihaknya belum mengetahui adanya para pedagang yang menempati auning tersebut.

"Itu kan Dinas Indag ya yang menyangkut dengan PKL itu Indag. Pembinaannya Indag, kalau Indag itu memberikan informasi baru kita eksekusi karena disitu ada pengelolanya adanya banyak LSM PPPKRI-Bela Negara, dan yang lainnya yang berada di situ dikelolanya oleh LSM kan, ada SP ada nya SK dari Indag yang di beri kewenangan," ujar Juhadi saat ditemui wartawan.

"Kalau di wilayah Ciberko, Cibeber-Cikerai Coba nanti kita lihat karena kita juga belum memantau," tegasnya.
Terpisah, Toha Humas Ormas PPPKRI- Bela Negara (BN) membenarkan terkait Surat Keputusan (SK), bahwa BN itu mendapatkan SK dari Disperindag disini ada 3 aliansi yang pertama PPCM dari lampu merah sampai Indomart, yang kedua dari indomart sampai Alfa itu Perpekoci, yang Ketiga BN itu dari alfamart sampai tikungan sini (kantor BN) diperpanjanang sampe sani, kalau kesana (wilayah Cibeber) nanti Cibeber yang akan mengajukan SK karena di Cibeber masuknya,

Dikatakannya, terkait auning yang ada di Cibereko itu bukan yang dikelola oleh BN.

"Tadi saya jelaskan bahwa yang namanya BN itu dari mulai Alfa BN, dari ikan bakar sampai tikungan disini BN itu yang di percaya, tapi kami melebarkan sayap karena banyak pedagang kuliner, yang di utamakan hanya pedagang kuliner oleh Indag, jadi pedagang itu lebih memilih kesana kearah cibeber tapi kita hanya sebatas sampai starquin itu, SK nya ada yang di keluarkan dari Indag," ungkapnya.

Toha menjelaskan, pengelolaan para pedagang tersebut maksud dan tujuannya adalah pembinaan para pedagang.

"Selain itu, menyerap tenaga kerja, karena kemarin terjadinya covid 19 banyak terjadinya karyawan yang diberhentikan dari pekerjaannya akhirnya mereka mengalihkan profesi sebagai pedagang kaki lima. Kemudian kita tata dan kita bina sebagian besar ini adalah pedagang-pedagang makanan," katanya. (usup)
close